Ingin Melamar Gadis Banjar? Kenali Adatnya….

banjar

Kamu pernah dengar Orang Banjar? Tentunya pernah dong, atau sahabat adat sedang menjalin hubungan yang serius dengan gadis banjar. Kalau para sahabat adat sedang menjalin hubungan yang serius dengan gadis banjar dan berniat untuk menikahinya, sahabat adat perlu mengetahui beberapa hal sebelum melamarnya.

Kalau dalam adat banjar, pihak laki-laki jangan berharap di lamar seperti adat minang kabau ya, karena dalam adat banjar yang melamar adalah pihak laki-laki. Jadi apa aja sih tahapan-tahapan yang harus d/lalui? Kali ini tim adatkita.com akan kasih tau nih kepada sahabat adat proses-proses melamar gadis banjar.

Pertama Basasuluh

Basasuluh adalah proses penjajakan yang d/lakukan tersembunyi. Pihak laki-laki akan menyelidiki segala informasi yang berkaitan dengan si perempuan. Wah seperti detektif juga ya.  Karena untuk mencari pendamping hidup bukan seperti mencari pakaian yang kapan saja bisa gonta-ganti. Dalam menggali informasi pihak laki-laki akan mencari tahu  aspek-aspek kehidupan si gadis dan asal-usul keturunan si gadis.

Dalam proses ini pihak laki-laki akan meminta bantuan kepada tatuha kampong (orang-orang tua kampung) untuk  mencarikan informasi. Informasi-iformasi itu akan berkaitan dengan agama, keturunan, kemampuan keluarga, dan kecantikan si gadis. Tetapi yang paling penting adalah aspek keagamaan dan keturunannya. Ini menandakan bahwa dalam suku banjar menjunjung tinggi religiusitas dalam menjalin hubungan rumah tangga.

Baca Juga: Melamar Gadis Minang Kabau? Ups, Tunggu Dulu…

Setelah penyelidikan, tatuha kampong  akan melakukan perhitungan nama kedua belah pihak berbentuk huruf arab. Hasil dari perhitungan itu akan menjadi patokan dan kesimpulan bagi tatuha kampong apakah mereka cocok atau tidak. Nah, jika hasil perhitungannya tidak cocok maka pihak laki-laki akan d/sarankan membatalkan niatnya. Sedih bukan sahabat adat? Tapi itulah adat sudara kita dari banjar. Tapi kalau perhitungannya menimbulkan kecocokan para sahabat adat akan memasuki tahapan selanjutnya.

Kedua Batakunan (Bertanya)

Kalau tahap pertama sahabat adat mencari dan mencocokkan nama, pada tahap kedua mentalitas sahabat adat akan d/uji sebagai laki-laki. Mengapa tidak, laki-laki akan langsung bertanya kepada pihak perempuan. Apakah si gadis telah memiliki calon pendamping atau belum. Nah kalau si gadis sudah memiliki  calon pendamping, pupuslah harapan kita. Tapi jangan mundur sahabata adat sebelum janur kuning melengkung masih ada kesempatan. Hehe. Tapi kalau belum artinya sahabat adat punya peluang besar. Pertanyaan selanjutny adalah apakah si gadis bersedia untuk dipinang. Semoga saja jawabannya bersedia dan sahabata adat akan memasuki tahapan selanjutnya.

Ketiga Badatang/ Bapapayuan

Dalam masyarakat banjar juga ada proses datang melamar atau sebutan lainnya badatang. Biasanya pihak laki-laki akan mengutus orang untuk mendatangi pihak perempuan. Utusan ini sengaja dikirim demi menghindari rasa malu jikalau ada penolakan. Sebelum mendatangi pihak perempuan biasanya pihak laki-laki telah memberitahukan kepada pihak perempuan. Jadi sahabat adat, utusan yang d/pilih harus yang ahli berbicara ya, karena akan ada pertarungan lidah ketika menyampaikan niat baik dari pihak laki-laki.

Keempat Patalian (Pengikat)

Ketika pihak laki-laki telah d/terima, prosesi selanjutnya adalah patalian atau peresmian. Hal ini dimaksudkan sebagai tanda bahwa sang mempelai wanita sudah resmi memiliki calon suami, sehingga orang lain tidak bisa mengajukan lamaran lagi. Untuk proses ini biasanya pihak pria akan memberikan pakaian, perhiasan atau alat rias sebagai lambang memulai kehidupan baru dalam berumah tangga.

Pada proses ini keluarga laki-laki dan perempuan akan membicarakan terkait jujuran dan barang-barang apa saja yang akan diberikan. Setelah mendapatkan kesepakatan antara kedua belah pihak, maka sahabat adat akan masuk ke tahap selanjutnya.

Keempat Baantar Jujuran

Baantar jujuran ini adalah prosesi adat sebelum berlangsungnya perkawinan. Baantar jujuran merupakan pemberian dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan, semacam uang yang besarannya d/tentukan oleh pihak perempuan. Untuk sahabat adat ketahui, jujuran dan mahar berbeda. Biasanya jujuran akan lebih besar dari pada mahar. Jujuran ini gunanya untuk resepsi perkawinan dan juga sebagai modal awal dalam menjalin rumah tangga.

Junjung adat…

Jaga Tradisi…

 

.

 

 

1 thought on “Ingin Melamar Gadis Banjar? Kenali Adatnya….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *